Waktu dengung (RT)

T20 adalah waktu dengung yang dibutuhkan oleh bunyi untuk meluruh sebesar 20 dB setelah sumber bunyi dimatikan, begitu juga dengan T30 yang merupakan waktu yang dibutuhkan bunyi untuk meluruh sebesar 30 dB setelah sumber bunyi dimatikan. Harga parameter ini akan dipengaruhi oleh fungsi ruangan, volume dan luas permukaan ruangan serta berbeda-beda untuk setiap posisi pendengar. Misalkan untuk ruangan studio perlu waktu dengung < 0,3 detik, ruang kelas 0,7 detik, ruang konser 1,6 – 2,2 detik, masjid 0,7 – 1,1 detik, katedral 2 detik dsb.

Parameter akustik ruangan yang paling banyak dikenal orang adalah Waktu Dengung (Reverberation Time – RT). RT menunjukkan seberapa lama energi suara dapat bertahan di dalam ruangan, yang dihitung dengan cara mengukur waktu peluruhan energi suara dalam ruangan. Sebuah ruangan bisa jadi membutuhkan sedikit pemantulan atau perpanjangan bunyi untuk menciptakan suasana yang lebih hidup di dalam ruangan. Pemantulan yang dibutuhkan adalah pemantulan yang terjadi lebih cepat dari 1/20 detik dengan selisih jarak antara sumber ke pendengar dengan sumber-pantulan-pendengar, lebih pendek dari 20,7 meter. Pemantulan yang terjadi sangat cepat sehingga sulit dibedakan mana bunyi asli dan mana bunyi dari pantulan, kecuali bila sumber bunyi dihentikan secara tiba-tiba.

RT pada umumnya dipengaruhi oleh jumlah energi pantulan yang terjadi dalam ruangan. Semakin banyak energi pantulan, semakin panjang RT ruangan, dan sebaliknya. Jumlah energi pantulan dalam ruangan berkaitan dengan karakteristik permukaan yang menyusun ruangan tersebut. Ruangan yang dominan disusun oleh bahan permukaan yang bersifat memantulkan energi suara cenderung memiliki RT yang panjang, sedangkan ruangan yang didominasi oleh bahan permukaan yang bersifat menyerap energi suara akan memiliki RT yang pendek. Ruangan yang keseluruhan permukaan dalamnya bersifat menyerap energi suara (RT sangat pendek) disebut ruang anti dengung (anechoic chamber), sedangkan ruangan yang keseluruhan permukaan dalamnya bersifat memantulkan suara (RT sangat panjang) disebut ruang dengung (reverberation chamber). Ruangan-ruangan yang kita tempati dan gunakan sehari-hari, mulai dari ruang tidur, ruang kelas, auditorium, masjid, gereja dan sebagainya akan memiliki RT diantara kedua ruangan tersebut diatas, karena pada umumnya permukaan dalamnya disusun dari gabungan bahan yang menyerap dan memantulkan energi suara. Desain bentuk, geometri dan komposisi bahan penyusun dalam ruangan inilah yang akan menentukan RT ruangan, sekaligus kinerja akustik ruangan tersebut.

Fisikawan Amerika yang bernama Wallace Clement Sabine pada tahun 1898 melakukan penelitian untuk menentukan waktu rata-rata peluruhan bunyi. Sabine menemukan bahwa semakin besar volume ruang (V), waktu dengungnya (T) semakin lama. Sebaliknya, semakin banyak bahan absorpsi yang berada didalam ruang maka waktu dengungnya semakin singkat.

Bila sumber bunyi telah berhenti, suatu waktu yang cukup lama akan berlalu sebelum bunyi hilang dan tak dapat didengar. Bunyi yang berkepanjangan ini sebagai akibat pemantulan yang berturut-turut dalam ruang tertutup setelah sumber bunyi dihentikan disebut dengung.

Pentingnya pengendalian dengung dalam rancangan akustik auditorium telah mengharuskan masuknya besaran standar yang relevan, yaitu waktu dengung (RT). Ini adalah waktu agar Tingkat Tekanan Bunyi dalam ruang berkurang 60 dB setelah bunyi dihentikan. Rumus perhitungan RT adalah:

bunyi3

 

 

 

 

Dimana:

RT : waktu dengung (detik)

V : volume ruang (m3)

A : penyerapan ruang total (sabin/m2)

x : koefisien penyerapan udara

 

Konsep waktu dengung dapat menjelaskan beberapa hal yang berhubungan dengan respon ruangan terhadap medan bunyi yang timbul di dalamnya, yaitu:

  1. Besar-kecilnya waktu dengung berhubungan erat dengan volume ruangan dan koefisien absorpsi rata-rata (atau sifat bahan) yang dimiliki oleh dinding-dinding ruangan tersebut. Semakin besar penyerapan oleh dinding-dinding ruangan maka semakin kecil waktu dengung atau ruangan semakin tidak berdengung dan sebaliknya semakin banyak luasan permukaan yang memantulkan bunyi, maka semakin besar pula nilai waktu dengung tersebut. Sedangkan semakin besar volume ruangan maka nilai waktu dengung akan semakin besar atau ruangan akan semakin berdengung.
  2. Waktu dengung yang semakin besar menunjukkan semakin banyaknya terjadi pantulan pada permukaan dinding dalam ruangan yang mengakibatkan komunikasi wicara akan terdengar tidak jelas. Namun untuk pergelaran musik bisa saja jenis ruangan seperti ini dianggap baik. Oleh karena itu perlu dilakukan perencanaan akustik, salah satunya perencanaan waktu dengung agar memenuhi fungsi yang diinginkan.

Semakin besar bahan penyerap bunyi yang dipasang dalam sebuah ruangan, maka penyerapan terhadap bising akan semakin optimal atau kualitas akustik akan semakin baik.

3 thoughts on “Waktu dengung (RT)

    1. dalam penelitian ini kami menggunakan alat pendeteksi gelombang suara yang dipantulkan oleh material. beberapa bahan sederhana yang banyak tersedia di Aceh nyatanya bisa digunakan untuk mengurangi kebisingan dan meningkatkan kenyamanan di ruang tertutup

  1. I see you don’t monetize your blog, don’t waste your traffic, you can earn extra bucks every month because you’ve
    got hi quality content. If you want to know how to make extra
    money, search for: Boorfe’s tips best adsense
    alternative

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *